Constantine – Season 01 (2014)

Seperti sudah kita semua tahu—maksudku mereka yang tertarik dengan karakter ini—bahwa serial televisi ini diberhentikan di tengah jalan. Mereka, para penggemarnya, yang jelas blingsatan kecewa dan menyusun petisi, berharap agar NBC kembali melanjutkan proyek tersebut. Bahkan DC sendiri berbaik hati dengan membuat sebuah film pendek dengan karakter terbuat dari lilin yang berjudul Jon Con Noir. Serial TV Arrow juga memberi kesempatan pada Matt Ryan untuk hadir dalam satu episodenya. Semua adalah upaya agar John Constantine kembali hadir di layar televisi.

Sayangnya, hingga hari ini belum ada kabar baik seputar hal tersebut.

Aku pernah membuat resensi untuk episode pilot serial ini sekian lama berlalu, lalu aku lupa melanjutkan resensi untuk sisa episode-episodenya. Aku teringat lagi saat ternyata, sekian tahun berikutnya, harapan agar Constantine kembali hadir di layar kaca masih belum juga pupus. Buktinya CW Seed berencana untuk kembali menampilkan karakter ini, dengan masih menggamit Matt Ryan sebagai pengisi suara, untuk serialnya sendiri. Sayangnya hanya animasi.

Sebentar.

Mungkin aku harus berkata, ini mungkin lebih baik dibanding sama sekali Constantine lenyap dari layar kaca. Seperti melihat gelas yang terisi air setengah, mungkin sebaiknya aku berkata bahwa gelas itu setengah penuh. Jadi menyoal Constantine, aku akan berkata, ini langkah yang baik. Ini adalah bukti bahwa pada akhirnya memang Matt Ryan dianggap cocok memerankan sang eksorsis yang super sinis.

Begitulah. Aku jelas akan menunggu lagi kehadiran Constantine di layar kaca, baik animasi ataupun bukan.

Tapi memangnya kenapa, ada apa, mengapa NBC tiba pada keputusan untuk membatalkan lanjutan kisah Constantine setelah musim pertama berakhir? Apakah hanya karena memang tidak laris, tidak memenuhi target capaian pasar? Kenapa bisa begitu?

Aku tidak terlalu tahu soal dunia serial televisi semenjak aku memang hanya menonton apa yang kusuka—bukan apa yang sedang terkenal. Maka membandingkan Constantine dengan serial televisi lain aku jelas gagap. Jadi aku memilih untuk membahas serial Constantine dari sudut pandangku selaku penikmat komiknya saja.

Seperti ulasanku pada episode pilotnya, di mana Matt Ryan menurutku masih belum terlalu pas dengan gambaran John di benakku, di mana Matt kurang sinis, masih terlalu baik, sebagai John Constantine, sebenarnya seiring berjalannya ke-13 episode ia tampil semakin baik. Jadi secara kemampuan aktingnya, Matt Ryan jelas membaik. Ia juga semakin pas saat dalam beberapa episode terakhir John mulai tampil merokok. Walau tetap hanya sekelebatan saja. Bahkan dalam penampilannya saat hadir dalam serial Arrow, menurutku Matt semakin sempurna. Ia tampak alami dalam berbagai sisi karakter seorang John Constantine. Coba perhatikan, saat akhirnya John menyelesaikan pekerjaannya, semua orang tampak bersuka cita sementara John hanya menghela nafas, berjalan ke pinggir, menyalakan rokoknya dan menatap ke luar sana. Sama sekali terpisah dari suasana riang penuh syukur yang terjadi atas keberhasilannya. Itu adalah persis apa yang akan dilakukan oleh seorang John Constantine!

Selamat Matt Ryan, menurutku anda baik dalam memerankan John Constantine.

Lalu mengenai sisi alur cerita. Kalau saja kita mau bersabar, setiap episode dalam musim pertama ini sebenarnya menggiring para penonton pada satu momen besar yang amat berbahaya: hadirnya kegelapan bersama bangkitnya Brujeria. Hanya saja, apabila kita hanya terpaku per satuan episode, besar kemungkinan penonton akan bosan karena rasanya terlalu datar dan kurang menggigit. Tidak salah juga sebetulnya, karena apabila kita membaca komiknya, Hellblazer, alur ceritanya memang tidak meledak-ledak, fokus menariknya adalah justru pada diri John sendiri. Coba perhatikan saja komik pertama Hellblazer, apa menggigitnya kisah seorang eksorsis yang sedang bermasalah karena kebanyakan merokok? Eksorsis yang kemungkinan besar akan mati bukan karena pekerjaannya, bukan karena serangan supranatural, melainkan karena kebanyakan merokok? Seakan perjalanannya berurusan dengan setan hanyalah latar belakang bagi kehidupan pribadinya yang berantakan. Itu yang kutangkap dari membaca Hellblazer.

Hal seperti itu jelas akan sulit diterjemahkan ke dalam layar kaca. Karena pasti akan jadi lebih banyak dramanya, dan hal itu akan jauh dari ekspektasi pemirsa untuk menonton serial ini yang tentunya berpikir akan menemukan banyak topik supranatural. Kita harus ingat bahwa penikmat komik dan serial televisi jelas berbeda. Aku rasa cukup banyak pekerjaan rumah, terutama bagi para produser serial ini, agar Constantine dapat berdiri berbeda dari para kompetitornya, terutama bagaimana mereka perlu untuk memberi fokus yang berbeda. Karena Constantine seharusnya bukanlah sekedar detektif supranatural—tema yang memang naik daun—sebagaimana The Walking Dead sebenarnya bukanlah sekedar serial soal zombie. Karena hal itulah yang membuat Hellblazer dan karakter John Constantine dikenang dan dinilai penting dalam sejarah komik-komik DC.

Rate: 3/5

Produser Eksekutif: David Goyer, Daniel Cerone
Aktor/Aktris: Matt Ryan, Angelica Celaya, Harold Perrineau, Charles Halford, Michael James Shaw
Produser: James Spies
Sinematografi: Romeo Tirone
Produsen: Ever After/Phantom Four Production, DC Entertainment, Warner Bros. Television
Distributor: Warner Bros. Television Distribution
Rilis: Oktober 2014 – Februari 2015
Durasi: 43 menit / episode
Episode: 13 (termasuk episode pilot)

Posting terkait: Constantine – Pilot Episode (2014)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s