Pigs Vol.1 TPB (2012)

Pigs01 

Perang Dingin sudah berakhir sekian dekade lalu yang ditandai oleh runtuhnya Tembok Berlin dan hadirnya Perestroika. Perang melawan komunisme sudah berubah menjadi perang melawan terorisme. Film tidak lagi mengetengahkan tema agen rahasia Blok Barat melawan Blok Timur, tidak lagi perang antara Amerika melawan musuh yang selalu didukung oleh Soviet—Uni Soviet sendiri toh sudah tak ada, sekarang sudah menjadi Rusia (lagi). Tema-temanya kini menjadi perang di area Timur Tengah. Semua industri film dan hiburan lainnya telah bertransformasi seperti itu.

Eh, maaf. Sebetulnya tidak semuanya.

Aku baru saja menemukan—dan menghabiskan uangku, sayangnya—komik yang bisa terbilang cukup baru dan mengangkat tema Perang Dingin.

Diterbitkan oleh Image Comic pada 2011 dan 2012, komik ini agak lain dari yang lain. Tak ada musuh Amerika yang bersorban dan berjenggot, yang ada seperti kisah lama, adalah orang-orang berpenampilan biasa dan merupakan agen rahasia, anggota black-op, dan disponsori oleh Rusia.

Tapi ini bukan komik sejarah. Komik ini berkisah soal masa setelah era Perang Dingin berakhir, di mana sebuah sel dari generasi kedua KGB yang selama ini tinggal di Kuba dan Amerika kembali diaktifkan untuk… entah untuk apa, karena komik ini memang belum selesai.

Judul komik ini memang merujuk pada asal mula kisah: kasus Teluk Babi (Bay of Pigs) di Kuba, di mana CIA menjalankan operasi rahasia untuk menggulingkan Castro. Operasi yang gagal, memang, dan membuat tajuk berita yang memalukan, persis beberapa bulan sebelum John F. Kennedy memasuki Gedung Putih. Sesegera operasi tersebut berakhir, Kuba melobi Uni Soviet untuk memberikan dukungan demi memertahankan diri. Uni Soviet mengirimkan misil-misil yang mana hulu ledaknya diarahkan ke Amerika, beserta teknisi dan spesialis misil dan sekelompok konsultan pertanian. Dalam sejarah, momen tersebut dikenal dengan sebutan Krisis Misil Kuba pada 1962.

BayofPigs

Bagi yang teliti, tentu ada hal yang menjadi pertanyaan saat melihat soal apa yang dikirimkan oleh Uni Soviet; mengapa justru ada sekelompok konsultan pertanian yang dikirim juga?

Berdasar titik fakta dan data sejarah tersebutlah komik yang karya Nate Cosby dan Ben McCool ini membangun kisahnya.

Dalam komik ini, terutama pada nomor-nomor awalnya, fakta sejarah dan kisah fiksi dalam komik berjalan beriringan tetapi mengambil alurnya sendiri-sendiri. Pigs mengambil tempat di mana sebuah negara mengambil sebuah keputusan yang berbahaya pada 1962, di mana keputusan-keputusan tersebut tak terasa dampaknya hingga meledak di 2011.

Dikisahkan satu tim khusus dibentuk oleh Uni Soviet sedari kecil untuk meyakini bahwa Amerika adalah musuh terburuk. Amerika penjahat dan mereka pihak yang baik. Mereka adalah para ideolog fanatik yang diprogram untuk melaksanakan tugas demi Uni Soviet yang membesarkan mereka. Para anggota tim ini dikirim dan diselundupkan ke Amerika dan Kuba untuk hidup seperti orang biasa lainnya. Tak ada apapun selain hidup biasa juga. Hingga satu saat, kala dibutuhkan, mereka akan diaktifkan dan mulai beroperasi. Sleeper cell.

Pigs03

Menariknya, tidak sekedar menampilkan adegan tembak-tembak, ledakan dan saling bunuh, komik ini menelisik pada kemungkinan bahwa selama hidup seperti orang biasa, mereka—setidaknya sebagian dari mereka—mulai memertanyakan diri mereka sendiri, mulai meragukan apa yang selama ini dicekokkan ke kepala mereka sedari kecil.

Komik dibuka dengan sekelompok orang menyusup ke Amerika dan menjemput satu orang anggota tim bernama Felix yang telah berkeluarga dan ragu untuk meninggalkan keluarganya dan berkorban demi misi yang mendadak hadir. Setelah dipaksa untuk ikut, kita mulai menyusuri sedikit demi sedikit perjalanan tim ini tanpa penjelasan apa misi sesungguhnya yang mereka jalani. Mungkin hal tersebut akan dibuka dalam nomor-nomor terakhir. Jadi untuk sementara kita ikuti kisahnya saja. Secara perlahan kita melihat aksi mereka termasuk dilema yang dialami Felix. Kisah soal mereka disisipi kilas balik hidup Felix saat masih kecil, termasuk soal pelatihannya dan juga kisah yang nampak tak terkait, soal seorang perempuan berusia sekitar 60 tahun, bernama Irina, yang berada di ruang interogasi dan bertahan untuk tak memaparkan kisahnya.

Tak ada jejak tentang misi yang dijalankan, selain instruksi yang dikirimkan kepada mereka sepotong demi sepotong dan pertanyaan dari para interogator terhadap Irina tentang keberadaan presiden Amerika.

Begitu saja.

Para penyuka kisah-kisah Perang Dingin seperti diriku pasti akan tertarik dengan komik ini. Tak ada ledakan-ledakan gaya Michael Bay di sini walaupun tensi kekerasannya juga cukup tinggi—seperti saat seorang anggota tim memotong telinga salah satu target dan membunuhnya dengan peluru bius sejumlah 16 buah. Tak ada ilustrasi kekerasan yang gamblang, untuk tingkat aksi berdarah, para pembaca dibiarkan menebak sendiri apa yang terjadi selanjutnya atau sebelumnya. Justru lebih menarik bagiku, karena aku jadi menebak-nebak kekerasan seperti apa yang sebenarnya dilakukan.

Pigs04

Cerdas.

Jadi secara tema dan alur cerita, aku suka komik ini. Didukung dengan gaya gambar dari Breno Tamura dan Will Sliney cocok karena terasa kasar dan gelap. Ditambah lagi dengan teknik pewarnaan dari Donna Gregory yang menambah aspek gelap dan kelam. Seperti tipe gaya menggambar Danijel Žeželj hanya tidak seekspresif dirinya. Menurutku gaya ini cocok untuk komik ini. Tidak terlalu kartun seperti karya Thomas Aira atau Steve Dilon.

Direncanakan akan disusun sebanyak 35 nomor, semoga saja seri komik ini tak akan diberhentikan di tengah jalan seperti yang dialami oleh banyak komik bagus seperti The Unknown Soldier.

Rate: 4/5

Penulis: Nate Cosby & Ben McCool
Seniman: Breno Tamura & Will Sliney
Warna: Chris Sotomayor & Donna Gregory
Huruf dan desain: Rus Wodton
Penerbit: Image Comic, 2012, 112 hlm.
Kumpulan: Pigs #1 – 4

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s