The Walking Dead – Season 5 (2014–2015)

DawnLerner03

Berbicara mengenai serial ini, aku menulis ini karena sampai saat ini The Walking Dead—terlepas dari beberapa kritik yang kuajukan dalam beberapa hal—tetaplah menjadi serial favoritku, selain Gotham. Aku tidak terlalu suka pada Arrow dan Flash walaupun kabarnya Dare Devil bagus. Constantine rasanya kurang menggigit walaupun rasanya sayang sekali kalau dihentikan karena justru kisahnya justru baru mulai menarik. Maka demikianlah, aku harus menulis mengenai serial yang satu ini. Harus.

Dibagi dalam dua bagian seperti biasa, 8 episode di awal dan 8 episode di akhir season, aku bisa membaginya menjadi seperti berikut ini: 8 episode di awal adalah mengenai kanibal dan polisi, sementara 8 episode berikutnya adalah Alexandria. Dalam season kali ini kita dibawa banyak menyoroti eksperimentasi sosial yang dilakukan oleh mereka yang bertahan hidup. Ini sebenarnya tema menarik. Amat menarik.

Berbeda dengan anggapan atau imajinasi umum bahwa manusia bisa membangun komunitas hidup bersama yang ideal apabila memang semua orang menginginkannya—di mana anak-anak bisa bermain-main dengan riang tanpa rasa takut, di mana para orangtuanya duduk-duduk berbincang menikmati matahari, berbagi jus dan buah-buahan dari kebun yang ditanam sendiri—maka Kirkman dengan cerdas justru memertanyakan hal tersebut. Apakah ideal-ideal tersebut dapat dibangun di tengah dunia yang diisi oleh ancaman konstan, bukan hanya dari para zombie, melainkan lebih karena sesama manusia lainnya, kelompok lainnya? Dalam dunia di mana manusia menjadi serigala bagi manusia lainnya, bagaimana satu kelompok manusia membangun struktur sosialnya? Bagaimana nilai dan moral yang direngkuh tiap kelompok? Bagaimana sebuah kelompok, yang memiliki nilai dan aturan sendiri berinteraksi dengan kelompok lain yang memiliki nilai dan aturan yang beda?

Pertanyaan berat yang filosofis memang, tapi hal tersebut tidak terasa berat saat oleh Kirkman dikemas dengan baik.

Woodsburry yang dimotori oleh Governor, apakah Governor salah? Para Claimer yang mana grupnya diikuti oleh Darryl di season lalu, apakah salah? Lalu para kanibal di Terminus, apakah mereka salah? Begitu juga dengan para polisi di rumah sakit Grady Memorial yang dipimpin oleh opsir Dawn Lerner?

Mari kita ambil satu contoh saja, opsir Dawn Lerner. Apakah Dawn seorang yang jahat?

DawnLerner02

Dawn memimpin bagaimana kelompoknya hidup dan bertahan hidup di sebuah rumah sakit yang mereka duduki—hei, setiap orang harus menduduki dan menyatakan teritorinya di dunia seperti itu. Pola pemerintahan—apabila bisa disebut pemerintahan—Dawn jelas amat keras dan otoriter. Amat mudah untuk menuduh Dawn jahat sebenarnya, sebagaimana kita semua diajari di sekolah betapa semua pemerintahan otoriter itu salah. Lihat saja, atas kesalahan Beth, maka Noah yang mendapat pukulan demi pukulan. Bukankah itu praktek tua di mana hukuman pada seorang anak diberikan dengan tamparan?

Tapi kalau kita mau melihat lebih jauh, setidaknya bagiku, Dawn memiliki alasan yang kuat untuk melakukan itu semua. Ia benar-benar yakin dengan sistem yang ia bangun dan tegakkan. Perhatikan debat yang terjadi antara Beth Green dan Dawn, bukankah itu debat yang sangat filosofis, yaitu antara nihilisme versus utilitarianisme? Dawn berpendapat bahwa apa yang ia tegakkan, ia lakukan, adalah sesuatu demi kebaikan yang lebih luhur. sementara Beth berpendapat bahwa di dunia seperti itu tak ada lagi yang penting. Maka pertanyaannya kembali lagi, apakah Dawn Lerner jahat?

Sebagaimana lembut dan baik itu dua hal yang berbeda, di mataku, Dawn jelas bukan orang yang lembut, ia keras, terlalu keras malah, tetapi bukankah tujuannya yang meletakkan kebaikan sebagai nilai luhur yang harus dijunjung tinggi membuatnya menjadi orang yang baik?

Coba perhatikan juga tindakan-tindakannya, apabila kita mampu melihat lebih dari yang sekedar terlintas. Dawn adalah orang yang loyal. Amat loyal. Perhatikan saat Dawn membela opsir Gorman yang berusaha memerkosa Beth. Bukan salah atau benar, perkosaan memang bukan sesuatu yang baik. Tetapi di dunia yang tak lagi memiliki hukum besar selain hukum-hukum kecil yang berlaku dalam setiap kelompok, mana yang lebih penting, apakah menyoroti tindak perkosaan dan menghukum pelaku ataukah menjaga keutuhan kelompok? Dawn jelas memilih yang terakhir.

Lalu apabila kita tetap melihat Dawn sebagai karakter jahat, coba perhatikan percakapan antara Rick Grimes dengan Father Gabriel mengenai siapakah orang yang tak bersalah di dunia seperti itu? Rick tetap bersikukuh bahwa walaupun Gabriel tak pernah sekalipun membunuh zombie ataupun orang lain dengan tangannya sendiri, Garbiel pasti melakukan sesuatu yang buruk. Semua orang demikian. Tak seorangpun tak berdosa di dunia seperti itu. Tak ada jahat dan baik. Semua orang telah melakukan sesuatu.

Sehingga dalam hal itu, bukankah Dawn Lerner sama sekali bukan karakter yang jahat? Ia hanya seorang yang keras dan delusif, tapi di mataku, Dawn bukan orang jahat. Jujur, aku kagum dengan karakter satu itu. Ini karakter favoritku dalam season 5 ini. Dawn Lerner.

Lepas dari kekagumanku pada Dawn, season 5 ini terasa memiliki alur yang cepat, dipenuhi momen-momen mengejutkan, dibandingkan dengan season sebelumnya yang terasa lambat. Pada resensi-resensiku sebelumnya, aku mengeluhkan alur lambat serial ini dibanding dengan alur komiknya yang berjalan cepat, tapi setelah menyelesaikan season ini aku malah bertanya-tanya, tidakkah ini terlalu cepat? Tiba-tiba di akhir season kita sudah dibawa ke Alexandria.

Aku tidak ingin membocorkan kisah lanjutannya, tapi sungguh, setelah Alexandria ini kita akan dibawa menemui satu karakter yang dapat membuat Governor menjadi tampak seperti anak sholeh. Itu kalau di komik. Aku tidak tahu bagaimana dalam serialnya. Semoga saja sama menariknya. Sama serunya.

Rate 5/5

Sutradara: Frank Darabont
Produser eksekutif: Frank Darabont, Gale Anne Hurd, David Alpert, Robert Kirkman, Charles H. Eglee, Glen Mazzara.
Aktor/Aktris: Andrew Lincoln, Steven Yeun, Chandler Riggs, Norman Reedus, Lauren Cohan, Michael Zegen, Pruitt Taylor Vince, Jane McNeill, Danai Gurira, Melissa McBride, Emily Kinney, Michael Cudlitz, Chad L. Coleman.
Season/Episode: Season 1 (6 episode) 2010; Season 2 (13 episode) 2011-2012; Season 3 (16 episode) 2012-2013; Season 4 (16 episode) 2013-2014; Season 5 (16 episode) 2014-2015.
Produksi: AMC Studios, Circle of Confusion, Darkwood Productions, Valhalla Motion Pictures.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s